A R E A R E Z P E C T
4

materi ips

Rabu, 11 April 2012
Share this Article on :


Uraian
1.    Lima faktor pendorong terjadinya interaksi sosial:
Imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, dan empati
2.    Keterkaitan antarkomponen komunikasi:
Setiap komponen komunikasi akan membantuk suatu sistem komunikasi.
3.    Tujuan akomodasi:
·         Mendapatkan sintesa atau titik temu dari beberapa pendapat yang berbeda agar dapat menghasilkan suatu pola baru.
·         Meredam perselisihan untuk sementara.
·         Berusaha mengadakan kerja sama antarkelompok sosial yang terpisah karena faktor sosial, budaya dan psikologis.
·         Mengusahakan penyatuan antarkelompok sosial yang berselisih.
4.    Bentuk-bentuk akomodasi:
(1)  Koersi (coersion), yaitu bentuk akomodasi yang prosesnya melalui paksaan fisik maupun psikologis.
(2)  Kompromi (compromise), yaitu bentuk akomodasi yang terjadi karena pihak yang bersengketa saling mengurangi tuntutannya agar tercapai kesepakatan.
(3)  Arbitrasi (arbitration), yaitu akomodasi dengan menggunakan jasa pihak ketiga, karena pihak yang bersengketa tidak mampu menyelesaikan persengketaan.
(4)  Mediasi (mediation), hampir mirip dengan arbitrasi, hanya saja pihak ketiganya netral dan tidak bisa memutuskan.
(5)  Konsiliasi (consiliation), yaitu suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak yang berselisih untuk mencapai mufakat.
(6)  Toleransi (tolerance), yaitu bentuk akomodasi yang terjadi tanpa persetujuan formal.
(7)  Stale mate. Terjadi ketika pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang seimbang sehingga pada akhirnya pertikaian berhenti pada satu titik tertentu.
(8)  Ajudikasi (adjudication), yaitu penyelesaian pertikaian melalui pengadilan.
(9)  Segregasi (segregation), yaitu masing-masing pihak yang memisahkan diri dan saling menghindar dalam rangka mengurangi ketegangan.
(10)               Eliminasi (elimination), yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang bersengketa karena mengalah.
(11)               Subjugation atau domination, yaitu pihak yang memiliki kekuatan yang besar meminta pihak lain menaatinya.
(12)               Keputusan mayoritas (majority rule), yaitu keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak.
(13)               Minority consent, yaitu golongan minoritas yang tidak merasa dikalahkan masih dapat melakukan kegiatan bersama.
(14)               Konversi, yaitu penyelesaian pertikaian di mana salah satu pihak bersedia mengalah dan mau menerima syarat yang diajukan pihak lain.
(15)               Gencatan senjata (cease fire), yaitu penaguhan permusuhan pada waktu tertentu karena menunggu jalan keluar yang baik.
5.    Empat faktor penghalang asimilasi:
·         terisolasinya kehidupan suatu golongan,
·         kurangnya pengetahuan,
·         adanya prasangka buruk,
·         adanya perasaan budaya kelompok tertentu lebih tinggi.
6.    Satu contoh asimilasi:
Program transmigrasi yang dilaksanakan di Riau pada zaman orde baru menghasilkan budaya beru, seperti Jawa-Melayu, dan Mandailing-Melayu.
7.    Contoh ascribed status:
Kedudukan sebagai putera mahkota, kasta pada masyarakat Hindu, dll.
8.    Perbedaan achieved status dan assigned status:
Achieved status diperoleh melalui usaha-usaha yang dilakukan sendiri, sedangkan assigned status diperoleh atas pemberoan orang lain.
9.    Perbedaan persaingan, kontravensi, dan konflik:
·         persaingan terjadi ketika individu-individu atau kelompok-kelompok manusia bersaing untuk memperebutkan sesuatu
·         kontravensi ialah proses yang berada antara persaingan dan pertentangan,
·         konflik terjadi ketika pihak yang satu berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.
10. Satu contoh konflik internasional:
Konflik antara negara-negara Barat dan negara-negara Timur Tengah penyelesaian perang di Irak.



Uraian
1.    Pengertian sosialisasi menurut Peter L. Berger:
Sosialisasi adalah proses seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.
2.    Manusia harus bersosialisasi dengan lingkungannya:
Manusia berinteraksi satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hidup tanpa sosialisasi menyebabkan kemampuan akal, emosi, dan kejiwaan manusia tidak dapat berkembang sesuai harapan masyarakat.
3.    Sosialisasi dapat mempengaruhi seseorang:
Manusia berkembang tahap demi tahap melalui interaksi dengan anggota masyarakat lain.
4.    Tahap-tahap perkembangan diri manusia menurut George Herbert Mead:
a.    Tahap persiapan (preparatory stage).
b.    Tahap meniru (play stage).
c.    Tahap bertindak (game stage).
d.    Tahap menerima norma (generalized others).
5.    Peran warisan biologis dalam pembentukan kepribadian seseorang:
Beberapa ciri faktor warisan biologis sangat menentukan kepribadian seseorang.
6.    Keluarga menjadi agen sosialisasi paling penting dalam pembentukan kepribadian seseorang:
Orang tua berperan sebagai agen sosialisasi sentral terhadap perkembangan anak. Di keluarga, anak mulai mengenal nilai-nilai keadilan, kebenaran, toleransi, partisipasi, dan solidaritas.
7.    Sosialisasi primer:
Sosialisasi yang terjadi pada tahap paling awal kehidupan seseorang/sosialisasi pertama yang dialami seseorang.
8.    Proses sosialisasi:
Terjadi ketika sesuatu yang telah disosialisasikan dalam sosialisasi primer berbeda dengan yang disosialisasikan dalam sosialisasi sekunder.
9.    Ciri-ciri sosialisasi partisipatoris:
Pemberian hukuman dan imbalan bersifat simbolis, adanya otonomi anak dalam pengambilan keputusan, komunikasi verbal dan interaktif antara orang tua dan anak, dan sosialisasi berpusat pada anak.
10. Proses sosialisasi informal:
Dapat ditemukan di lingkungan keluarga, perkumpulan, dan kelompok-kelompok lain di masyarakat.



Uraian
1.    Perbedaan kolonialisme dan imperialisme:
Kolonialisme bertujuan untuk menguasai daerah atau bangsa lain untuk memperluas wilayah kekuasaannya dengan menjadikannya koloni, sedangkan imperialisme bertujuan untuk menjajah bangsa lain guna mendapatkan kekuasaan dan keuntungan.
2.    Bangsa Portugis mengambil rute penjajahan ke arah timur, bukan ke arah barat seperti bangsa Spanyol:
3.    Awal kedatangan bangsa Belanda ke Indonesia:
Pelayaran dagang Belanda menuju Asia tahun 1595 dilakukan berdasarkan catatan perjalanan yang berjudul “Catatan Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis”. Pelayaran ini terdiri dari empat kapal yang dipimpin oleh Cormelis de Houtman. Mereka tiba di Banten bulan Juni 1596 dan bergerak terus ke timur menuju Kepulauan Maluku.
4.    Hak oktrooi yang dimiliki oleh VOC:
a.    Hak memonopoli perdagangan di wilayah antara Amerika Selatan dan Afrika.
b.    Hak memiliki angkatan perang dan membangun benteng pertahanan.
c.    Hak untuk mengadakan perang dan menjajah.
d.    Hak sebagai wakil pemerintah Belanda di Indonesia.
e.    Hak untuk mengikat perjanjian dengan raja-raja di Indonesia.
f.     Hak untuk mengangkat pegawai.
g.    Hak untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri.
h.    Hak untuk memungut pajak.
5.    VOC bangkrut tahun 1799:
a.    Banyak pegawai VOC melakukan penyelewengan untuk memperkaya diri-sendiri (korupsi).
b.    Wilayah Indonesia yang luas memerlukan biaya besar untuk mengelolanya.
c.    Biaya perang untuk menumpas perlawanan sporadis suku-suku di Indonesia sangat besar.
d.    Persaingan dengan kongsi dagang negara lain, misalnya EIC milik pemerintah Inggris, semakin tajam.
6.    Daendles di Indonesia menerapkan kebijakan yang menitikberatkan pada bidang pertahanan:
Untuk mencegah wilayah Indonesia jatuh ke tangan Inggris.
7.    Ketentuan Cultuur Stelsel yang dilanggar pemerintah Belanda sehingga mengakibatkan penderitaan bagi rakyat Indonesia:
a.    Seperlima bagian tanah milik rakyat yang subur wajib dijadikan tanaman ekspor.
b.    Tanah tersebut dibebaskan dari kewajiban membayar pajak.
c.    Hasil panen diserahkan kepada pemerintah Belanda.
d.    Apabila taksiran hasil harga panen melebihi pajak, maka kelebihannya itu menjadi hak rakyat.
e.    Kegagalan panen ditanggung oleh pemerintah.
f.     Tenaga kerja yang digunakan tidak boleh melebihi tenaga kerja yang digunakan untuk menanam padi.
8.    Perubahan politik yang terjadi di Indonesia sebagai dampak kolonialisme dan imperialisme:
·         Pemerintahan Belanda mengadakan beberapa perubahan Pamong Praja yang didahulukan berdasarkan garis keturunan diubah menjadi sistem kepegawaian.
·         Selama Daendles berkuasa di Indonesia, ia menjadikan Jawa sebagai pusat pemerintahan dan membaginya menjadi kesatuan-kesatuan wilayah yang disebut prefektur.
·         Jika pada zaman sebelum penjajahan Belanda, segala perkara diselesaikan dengan hukum adat, maka pada zaman penjajahan Belanda segala perkara diselesaikan dengan hukum barat modern.
9.    Munculnya pihak-pihak yang ingin menghapuskan sistem tanam paksa:
(1)  Kelompok Pemilik Modal
Kelompok pemilik modal mendesak pemerintah agar menghapuskan sistem tanam paksa. Sebagai gantinya, para pemilik modal meminta agar diizinkan masuk ke Indonesia.
(2)  Golongan Humanis di Belanda
·         Edward Douwes Dekker, menceritakan pelaksanaan sistem tanam paksa dalam sebuah buku berjudul Max Havelaar.
·         Van de Venter, mengkritik keberadaan sistem tanam paksa. Ia mengusulkan agar pemerintah Belanda melakukan politik balas budi yang lebih dikenal sebagai politik etis.
·         Baron Van Hoevel, ia menentang tanam paksa melalui khot bah-khotbahnya di gereja.
·         Kelompok liberal di negeri Belanda, menyuarakan agar tanam paksa dihapuskan.
10. Perbedaan antara sistem penjajahan Inggris, Belanda dan Spanyol:
·         Inggris: Sir Thomas Stamford Raffles, gubernur jendral di Indonesia, banyak berjasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
·         Belanda: melalui VOC Belanda menguasai perdagangan rempah-rempah, selain itu banyak ketentuan yang dilanggar untuk memperbesar keuntungan Belanda.
·         Spanyol: penjajahan yang dilakukan memiliki semboyan 3G (Gospel, Glory dan Gold), jadi tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menyebarkan keyakinan/agama mereka.




Uraian
1.    Paham-paham yang membangkitkan rasa kebangsaan di Indonesia:
a.    Nasionalisme, adalah perasaan cinta terhadap bangsa dan tanah airnya.
b.    Liberalisme, adalah keinginan untuk menentukan nasib sendiri dalam bingkai keberadaan penyelenggaraan negara.
c.    Sosialisme, merupakan paham yang menekankan perhatian pada masyarakat secara keseluruhan.
d.    Pan-Islamisme, merupakan suatu paham yang menginginkan atau mencita-citakan manifestasi dari prinsip Islam mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan antarumat Islam di seluruh dunia.
e.    Demokrasi, adalah suatu pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
2.    Perbandingan gerakan kebangsaan di Indonesia dengan yang ada di Malaysia:
Di Malaysia, masalah etnisitas mewarnai proses kemerdekaan Malaya, masing-masing etnis membentuk partai politik untuk mengakomodasi kepentingan politik mereka, sedangkan di Indonesia, Kongres Pemuda sebagai tonggak awal persatuan bangsa Indonesia.
3.    Penyebab kebangkitan nasionalisme Indonesia:
a.    Penderitaan bangsa Indonesia
Rakyat Indonesia di bawah pemerintahan kolonial Hindia-Belanda banyak mengalami perlakuan yang tidak adil. Penderitaan inilah yang mendorong para leluhur kita untuk mengangkat senjata dan berusaha mengusir para penjajah Belanda untuk memperoleh kemerdekaan.
b.    Perkembangan politik etis
Salah satunya dengan membuka sekolah-sekolah, mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi.
c.    Peranan sarana komunikasi dan transportasi
Berbagai bentuk penderitaan dan siksaan yang dialami rakyat Indonesia dapat dengan cepat diketahui kaum intelektual di dalam dan di luar negeri. Paham-paham pergerakan yang ingin kemerdekaan dan kebebasan dapat juga diakses melalui media.
d.    Pergerakan nasionalisme di Asia dan Afrika
Gerakan kebangsaan di beberapa negara Asia dan Afrika turut menjadi andil dalam rangka menggerakkan jiwa kebangsaan.
4.    Macam-macam gerakan pemuda yang bersifat kedaerahan di Indonesia:
(1)  Tri Koro Dharmo, yang kemudian menjadi Jong Java, bertujuan untuk membangun persatuan Jawa Raya.
(2)  Jong Sumatranen Bond, bertujuan untuk memperkokoh hubungan hubungan antarperlajar asal Sumatra si Jakarta.
(3)  Di Ambon, organisasi yang terbentuk adalah Wilhelmina, Ambonsch Studifonds, dan Ambon Bons. Orang ambom di luar Ambon mendirikan organisasi Serekat Ambon.
(4)  DI Minahasa dan Celebes, berdiri organisasi Jong Minahasa dan Jong Celebes.
(5)  Di Sunda dan Betawi, organisasi yang dibentuk ialah Sekar Rukun, dan Pemuda Betawi.
(6)  Di Timor, organisasi yang dibentuk adalah perserikatan pemuda-pemuda Timor, dan Jong Bataks Bond.
5.    Pergerakan kebangsaan Indonesia menurut periode perkembangannya:
(1)  Periode awal
Pergerakan nasional Indonesia baru bergerak dalam bidang sosial dan budaya. Organisasi yang mengemuka adalah Boedi Oetomo, Sarekat Dagang Islam, dan Muhammadiyah.
(2)  Periode nasionalisme politik
Pada tahap ini, pergerakan nasional Indonesia sudah mulai masuk ke bidang politik. Beberapa organisasi dan pergerakan yang muncul adalah Indische Partij, dan gerakan kepemudaan.
(3)  Periode nasionalisme radikal
Pada tahap ini, pergerakan nasionalis Indonesia secara jelas mencantumkan tujuan untuk mencapai kemerdekaan. Beberapa organisasi pergerakan kebangsaan yang berdiri adalah Perhimpunan Indonesia, Partai Komunis Indonesia (PKI), dan Partai Nasional Indonesia (PNI).
(4)  Periode nasionalisme bertahan
Gerakan kebangsaan sudah lebih moderat dan memakai strategi dengan penuh pertimbangan. Periode ini ditandai dengan sikap penjajah yang semakin reaktif. Contoh organisasi yang terkenal adalah Partai Indonesia Raya (Parindra), Gabungan Politik Indonesia (GAPI), Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo), dan Fraksi Nasional.
6.    Kendala yang dihadapi Boedi Oetomo pada masa awal pergerakannya:
Pembatasan keanggotaan Boedi Oetomo hanya untuk masyarakat Jawa dan Madura, dan Boedi Oetomo tidak mencampuri urusan politik,
7.    Sistem among yang menjadi prinsip Taman Siswa:
(1)  Mewajibkan guru-guru sebagai pemimpin berdiri di belakang, memberi pkesempatan pada anak didik untuk berjalan sendiri (Tut Wuri Handayani).
(2)  Guru berada ditengah-tengah dan dapat membangkitkan pikiran (Ing Madya Mangun Karsa).
(3)  Guru dapat memberi contoh bila berada di depan (Ing Ngarso Sung Tulodo).
8.    Hal yang membuktikan bahwa PNI tidak hanya bergerak pada ranah politik, tetapi juga berimplementasi pada bidang kepemudaan:
PNI mendidik kader-kader pergerakan yang siap bergerak ke arah tujuan revolusionernya. Kader-kader tersebut berasal dari para generasi muda.
9.    Macam-macam gerakan wanita yang muncul pada masa pergerakan:
  • Gerakan emansipasi yang dipelopori oleh R.A. Kartini. Diantaranya perkumpulan Keoetamaan Isteri yang diasuh Dewi Sartika, Sekolah Kaetini, dan organisasi kewanitaan Putri Mardika.
  • Organisasi kewanitaan di luar pulau Jawa diantaranya Keradjinan Amal Setia, Keoetamaan Istri Minangkabau, Sarekat Iboe Soematra, dan Ina Tuni.
  • Perkumpulan wanita yang lebih radikal dan nonkooperatif dengan pemerintah Belanda yaitu Istri Sedar.
10. Sumpah Pemuda dianggap sebagai tonggak awal persatuan bangsa Indonesia:
Pernyataan awal dalam Sumpah Pemuda merupakan perwujudan dari identitas nasional. Rumusan itu menjadi pemersatu dalam tekad melawan penjajah Belanda dan meraih rangka kemerdekaan. Cita-cita dan tekad itu menjadi kenyataan setelah dua dasawarsa kemudian.



Uraian
1.    Kebutuhan:
Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kemakmuran.
2.    Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan:
  1. Peradaban.
  2. Lingkungan.
  3. Adat istiadat.
  4. Agama.
3.    Penyebab kelangkaan:
  1. Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang ada di alam
Tidak semua benda yang disediakan alam dapat segera diperbarui, maka jumlahnya pun terbatas.
  1. Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia
Manusia harus berhati-hati menggunakan sumber daya alam yang tersedia.
  1. Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya yang ada
Keterbatasan untuk mengolah terjadi karena kekurangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kekurangan modal dan faktor-faktor lainnya.
  1. Peningkatan kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan
Terbatasnya benda pemuas kebutuhan yang tersedia sedangkan jumlah dan jenis yang dibutuhkan tidak terbatas.
4.    Penyebab timbulnya masalah ekonomi:
Bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tak terbatas dengan alat atau benda pemuas kebutuhan yang tak terbatas.
5.    Perbedaan biaya sehari-hari dengan biaya peluang:
Biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan, sedangkan biaya sehari-hari biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi sehari-hari yang dinyatakan dengan satuan uang.
6.    Pembagian kebutuhan menurut sifat:
Kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
7.    Individu atau organisasi ekonomi harus mengadakan pilihan dalam memenuhi kebutuhan:
Kelangkaan sumber daya yang ada, menyebabkan tidak semua kebutuhan dapat terpenuhi. Individu atau organisasi ekonomi harus memilih untuk dapat memenuhi kebutuhannya.
8.    Semua kebutuhan telah terpenuhi:
Jawaban siswa
9.    Hubungan antara kenaikan BBM oleh pemerintah dengan kelangkaan:
Minyak bumi memerlukan waktu beribu-ribu tahun untuk memperbaharuinya, saat ini jumlahnya semakin berkurang sedangkan kebutuhan akan BBM meningkat/tidak berkurang. Terbatasnya sumber daya yang ada menyebabkan kelangkaan BBM di pasar, yang ada akhirnya akan meningkatkan harga jual BBM.
10. Perbedaan laba akuntansi dengan laba ekonomi:
Dalam laba akuntansi pendapatan atau penerimaan dikurangi biaya eksplisit, sedangkan dalam laba ekonomi, pendapatan dikurangi biaya implisit dan eksplisit.



Uraian
1.    Masalah ekonomi: untuk siapa barang diproduksi:
Siapa yang memerlukan barang tersebut dan siapa saja yang menikmati hasilnya. Atau dengan kata lain siapa saja yang menikmati hasilnya
2.    Masalah ekonomi: barang apa yang diproduksi:
Masalah ini menyangkut jenis barang dan jumlah yang akan diproduksi.
3.    Masalah ekonomi: bagaimana cara memproduksi: 107
Masalah dalam hal ini adalah teknologi atau metode produksi apa yang digunakan untuk memproduksi suatu barang.
4.    Kegunaan atau fungsi sistem ekonomi dalam suatu negara: 9
Sistem ekonomi sebagai solusi masalah ekonomi/untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.
5.    Suatu negara yang benar-benar murni menganut suatu sistem ekonomi:
Tidak, saat ini ada kecenderungan yang semakin meningkat dari berbagai negara untuk menuju ke arah sistem ekonomi campuran. Contohnya RRC, yang mulai meninggalkan sistem ekonomi komando dalam praktik ekonominya.
6.    Ciri-ciri ekonomi tradisional di Indonesia:
Tidak, karena saat ini baik teknik maupun hasil produksinya tidak selalu dilakukan secara turun-temurun dan mengandalkan alam dan tenaga kerja.
7.    Negara yang masih menganut sistem ekonomi komando hingga kini:
Kuba, dan Korea Utara. Peran pemerintha di kedua negara tersebut masih sangat dominan.
8.    Sistem ekonomi yang paling cocok bagi Indonesia:
Jawaban siswa
9.    Satu kata kunci untuk menggambarkan sistem ekonomi pasar:
Sistem ekonomi kapitalis.
10. Konsep utama sistem ekonomi campuran:
Dalam sistem ekonomi campuran, pemerintah dan swasta (masyarakat) sling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.



Uraian
1.    Pengertian dan tujuan kegiatan produksi:
·         Produksi adalah adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.
·         Kegiatan produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran.
2.    Faktor-faktor produksi:
Faktor produksi terdiri dari dua jenis, yaitu faktor produksi asli/utama (faktor produksi alam), dan faktor produksi turunan (modal dan tenaga kerja).
3.    Pengertian  dan tujuan kegiatan distribusi:
·         Distribusi adalah panyaluran atau penyampaian barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen.
·         Tujuan kegiatan distribusi adalah untuk menyampaikan barang dan jasa dari tempat produsen ke tempat pengguna atau pemakai.
4.    Fungsi kegiatan distribusi: 120
(1)  Memperlancar arus penyaluran barang dan jasa kepada pengguna-pengguna (dapat berupa produsen) yang menggunakan bahan dasar maupun pengguna akhir.
(2)  Menyampaikan barang dan jasa dari produsen sampai ke tangan pengguna.
5.    Pengertian dan tujuan konsumsi:
·         Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi secara berangsur-angsur manfaat suatu barang dalam memenuhi kebutuhan untuk memelihara kelangsungan hidupnya.
·         Tujuan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup.
6.    Saluran distribusi:
suatu jalur perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
7.    Peranan rumah tangga produsen dalam kegiatan perekonomian:
Perusahaan negara pada umumnya menekankan layanan kepada masyarakat tanpa bertujuan mencari laba, sedangkan perusahaan swasta dan perusahaan persero hampir sebagian bertujuan mencari laba.
8.    Peranan rumah tangga konsumen dalam kegiatan perekonomian:
a.    Sebagai konsumen, membeli barang-barang dan jasa-jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produsen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
b.    Sebagai penyedia jasa faktor produksi, yaitu tenaga kerja, tanah, ataupun modal.
9.    Peranan pemerintah dalam kegiatan perekonomian:
·         Mendirikan berbagai Badan Usaha Milik Negara, seperti Pertamina.
·         Melakukan kegiatan konsumsi, seperti pada belanja barang untuk penyelenggaraan negara dan biaya perawatan untuk harta negara.
·         Membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
·         Menciptakan kondisi yang baik untuk berusaha dengan menjaga stabilitas harga-harga dan memberlakukan peraturan yang mendorong iklim usaha.
·         Melakukan distribusi pendapatan.
10. Peranan masyarakat luar negeri dalam kegiatan perekonomian:
·         Memberikan pinjaman kepada pemerintah.
·         Tujuan ekspor negara.
·         Tujuan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri.
·         Memungkinkan silakukannya alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi negara yang sedang membangun.
·         Memungkinkan untuk melakukan impor berbgaai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan.



Uraian
1.    Pengertian prinsip ekonomi:
Tindakan untuk mendapatkan hasil yang maksimum dengan pemanfaatan biaya tertentu.
2.    Prinsip-prinsip ekonomi harus dilakukan:
Karena adanya faktor kelangkaan, faktor-faktor produksi yang ada harus digunakan semaksimal mungkin dalam rangka menghasilkan barang dan jasa.
3.    Produsen dapat meminimumkan biaya dan memaksimalkan keuntungan dalam waktu yang bersamaan:
Bisa, dengan memiliki motif memproduksi barang dengan harga murah.
4.    Tindakan moneter yang dilakukan untuk menekan laju inflasi:
Menaikkan diskonto, melaksanakan operasi pasar terbuka, dan meningkatkan cadangan umum bank-bank komersial.
5.    Pengertian motif ekonomi:
Dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai kemakmuran.
6.    Motif-motif konsumsi yang berada dalam masyarakat:
Aktualisasi diri atau harga diri.
7.    Salah satu motif konsumsi masyarakat:
Jawaban siswa
8.    Pengertian politik ekonomi:
Strategi atau kebijakan para pelaku ekonomi yang menjalankan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi yang dilakukan secara hati-hati.
9.    Motif ekonomi perusahaan:
(1)  Motif mencari keuntungan.
(2)  Motif memproduksi barang dengan harga murah.
(3)  Motif menjaga kontinuitas perusahaan.
10. Perbedaan motif ekonomi dengan prinsip ekonomi:
Motif ekonomi bertujuan untuk mencapai kemakmuran, sedangkan prinsip ekonomi bertujuan untuk untuk mendapatkan hasil yang maksimum dengan pemanfaatan biaya tertentu.



Uraian
1.    Ciri-ciri dan pembagian benda konsumsi:
  1. Benda yang dikonsumsi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
  2. Manfaat, nilai, ataupun volume benda-benda yang digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur-angsur.
2.    Contoh penerapan hukum Gossen I dalam kehidupan sehari-hari:
Ketika kita mengkonsumsi es krim, es krim pertama terasa nikmat. Es krim kedua, makin terasa enak. Es krim ketiga masih terasa enak meskipun tidak sepuas es krim pertama karena lidah sudah mulai sedikit kebal. Tambahan kepuasan dari mengkonsumsi es krim tersebut berkurang. Sampai akhirnya mulai merasa jenuh  dan kurang menarik minat lagi. Pada es krim selanjutnya, sudah tidak bisa memakannya lagi dan sakit perut. 
3.    Faktor-faktor produksi yang dibutuhkan dalam proses produksi:
Alam (natural resources), tenaga kerja (labor), modal (capital), dan keahlian (skill) atau sumber daya pengusaha (entrepreneurship).
4.    Upaya pelestarian faktor produksi alam oleh  pemerintah:
Dengan memberlakukan peraturan-peraturan yang melindungi kelestarian alam, seperti AMDAL (Analisis Masalah Dampak Lingkungan).
5.    Upaya peningkatan kualitas tenaga kerja oleh pemerintah:
Membuat peraturan kebijakan dalam perencanaan SDM perusahaan dan lingkungan kerja perusahaan
6.    Perbedaan modal tetap dan modal lancar:
Modal tetap ialah harta yang dimiliki perusahaan yg tidak habis dalam sekali pakai, sedangkan modal lancar ialah harta/aset/sumber daya yang dimiliki perusahaan yg habis dalam sekali pakai.
7.    Pengertian wirausahawan:
adalah orang yang menjalankan perusahaan atau usaha rintisan sendiri dan mempunyai tanggung jawab atas risiko yang dihadapi kegiatannya tersebut.
8.    Cara perluasan produksi:
Penambahan hasil produksi dapat dilakukan dengan jalan menambah faktor produksinya (ekstensifikasi), atau meningkatkan produktivitas fktor produksi yang ada (intensifikasi).
9.    Hukum produk marjinal yang semakin turun:
Penambahan satu faktor produksi pada awalnya akan meningkatkan hasil output hingga pada suatu titik tertentu dimana hasil outputnya tidak lagi maksimal.
10. Penyebab-penyebab timbulnya pasar monopoli dalam perekonomian:
(1)  Karena dikehendaki oleh hukum, seperti pada UUD 1945 pasal 33 yaitu memberi monopoli bagi negara untuk menguasai bumi, air dan kekayaan alam yang menguasai hajat hidup orang banyak.
(2)  Terjadi secara alamiah karena iklim dan lingkungan yang cocok.
(3)  Adanya lisensi dengan menggunakan mekanisme kekuasaan.



Uraian
1.    Pengertian permintaan:
Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga dan waktu tertentu.
2.    Hukum permintaan:
Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang diminta akan menurun. Sebaliknya apabila harga barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang diminta akan meningkat, ceteris paribus (hal-hal lainnya konstan).
3.    Faktor yang mempengaruhi gerakan sepanjang kurva permintaan:
Harga barang tersebut dan jumlah pendapatan konsumen.
4.    Faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan:
a.    Harga barang komplementer dan substitusi
Pada barang substitusi, peningkatan harga satu barang akan mengakibatkan permintaan barang lain yang menjadi substitusinya. Pada barang komplementer, peningkatan harga suatu barang akan menyebabkan penurunan permintaan barang yang menjadi komplemennya.
b.    Jumlah pendapatan
Ketika pendapatan meningkat, konsumen cenderung meningkatkan konsumsi mereka terhadap berbagai barang dan jasa (menggeser kurva permintaan ke kanan), dan begitu juga sebaliknya.
c.    Jumlah dan karakteristik penduduk
Semakin besar jumlah penduduk, semakin besar pula permintaan terhadap barang dan jasa.
d.    Perubahan tradisi, mode, dan selera masyarakat
Ketika adanya tren baru, maka permintaannya akan meningkat dan barang yang lama permintaanya akan menurun.
e.    Perkiraan dan harapan masyarakat
Kekhawatiran konsumen akan suatu situasi tertentu, konsumen akan cenderung untuk menimbun produk tertentu.
f.     Hari raya keagamaan
Pada hari raya keagamaan, permintaan akan produk tertentu akan meningkat.
g.    Kondisi sosial dan ekonomi
Pada waktu situasi keamanan kacau, permintaan terhadap makanan dan senjata tajam mungkin meningkat.
5.    Pengertian penawaran:
Kuantitas barang dan jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.
6.    Hukum penawaran:
Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya, apabila harga suatu barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang ditawarkan juga akan semakin menurun, ceteris paribus (hal-hal lainnya konstan).
7.    Faktor yang mempengaruhi gerakan sepanjang kurva penawaran:
Harga faktor produksi. Jika harga faktor produksi meningkat, maka tingkat harga yang ditawarkan pun cenderung meningkat, begitu pula sebaliknya.
8.    Faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran:
  1. Kemajuan teknologi
Peningkatan teknologi mengandung arti bahwa jumlah input yang dibutuhkan lebih sedikit dan biaya input yang dibutuhkan berkurang. Jika biaya produksi lebih rendah, maka output pun meningkat. Oleh karena itu peningkatan teknologi produksi akan mendorong kurva penawaran ke kanan.
  1. Biaya produksi
Jika peningkatan biaya sangat tinggi, produsen cenderung untuk mengurangi produksi sehingga menurunkan penawaran.
  1. Persediaan sarana produksi
Produksi akan terganggu jika persediaan sarana produksi kurang.
  1. Peningkatan jumlah produsen
Jika penjualan suatu produk mendatangkan keuntungan, maka akan mendorong pemodal-pemodal baru memasuki usaha tersebut, maka kurva penawaran bergeser ke kanan.
  1. Peristiwa alam
Terjadinya bencana alam akan mengurangi penawaran barang.
  1. Ekspektasi atau harapan produsen
Jika produsen memperkirakan bahwa situasi perekonomian satu tahun mendatang akan membaik, maka pada saat ini mereka memproduksi lebih banyak barang dan jasa untuk dijual, dan begitu pula sebaliknya.
  1. Harga barang dan jasa lain
Pada barang komplementer, seperti komputer dengan disket, meja komputer dan printer, peningkatan harga suatu barang akan menyebabkan meningkatnya penawaran barang yang menjadi komplemennya (kurva penawaran bergeser ke kanan).
Pada barang substitusi, teh dan kopi, peningkatan harga satu barang akan mengakibatkan penawaran barang lain yang menjadi substitusinya meningkat (kurva penawaran bergeser ke kiri).
9.    Kurva permintaan:
Adalah garis yang menghubungkan titik-titik potong antara harga dan kuantitas yang diminta. Kurva yang menunjukkan penjumlahan dari kuantitas yang diminta oleh semua konsumen yang berada di pasar pada periode dan harga tertentu.
10. Kurva penawaran:
Adalah garis yang menghubungkan titik-titik potong antara harga dan kuantitas yang ditawarkan. Kurva yang menunjukkan penjumlahan dari kuantitas yang ditawarkan oleh semua produsen yang berada di pasar pada periode dan harga tertentu.



Uraian
1.    3 substansi yang harus dimasukkan ke dalam pengertian harga keseimbangan:
Permintaan, penawaran, dan ekuilibrium.
2.    Harga barang komplementer dan barang substitusi mempengaruhi permintaan pasar:
Pada barang substitusi, peningkatan harga satu barang akan mengakibatkan permintaan barang lain yang menjadi substitusinya. Sedangkan pada barang komplementer, peningkatan harga suatu barang akan menyebabkan penurunan permintaan barang yang menjadi komplemennya.
3.    Kurva penawaran naik dari kiri bawah ke kanan atas:
Menunjukkan bahwa jika harga barang tinggi, para penjual/produsen akan menjual dalam jumlah yang lebih banyak.
4.    Arti kurva penawaran bergeser ke kanan:
Penawaran bertambah
5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran:
·         Kemampuan produsen untuk berproduksi.
·         Ekspektasi.
·         Ketersediaan faktor produksi.
·         Jumlah perusahaan/produsen.
·         Jumlah permintaan yang dihadapi perusahaan.
6.    Kemajuan teknologi dapat menggeser kurva penawaran ke kanan:
Peningkatan teknologi mengandung arti bahwa jumlah input yang dibutuhkan lebih sedikit dan biaya input yang dibutuhkan berkurang. Jika biaya produksi lebih rendah, maka output pun meningkat. Oleh karena itu peningkatan teknologi produksi akan mendorong kurva penawaran ke kanan.
7.    Elastisitas harga pelu diketahui:
Untuk melihat seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.
8.    Permintaan barang-barang kebutuhan pokok cenderung bersifat in elastis:
Karena perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah permintaan secara signifikan terhadap kebutuhan pokok.
9.    Arti koefisien elastisitas penawaran 0,8:
Penawaran in elastis, artinya persentase perubahan penawaran lebih kecil dari persentase perubahan harga.
10. Mekanisme pembentukan harga:
Pembentukan harga terjadi bila adanya kombinasi harga dan kuantitas, dimana kuantitas yang diminta dan ditawarkan sama besarnya (seimbang). Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual.


Uraian
1.    Pengertian pasar:
Pasar dalam arti sempit ialah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk bertransaksi barang atau jasa.
Pasar dalam arti luas yakni proses dimana penjual dan pembeli saling berinteraksi untuk menetapkan harga keseimbangan.
2.    Pengertian struktur pasar:
Berbagai hal yang dapat mempengaruhi tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar, seperti jumlah perusahaan, skala produksi, dan jenis produksi.
3.    Ciri-ciri pasar persaingan sempurna:
a.    Terdapat banyak pembeli, tetapi mereka tidak mampu mempengaruhi harga.
b.    Terdapat banyak penjual.
c.    Barang dan jasa yang dijual bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan.
d.    Adanya kebebasan untuk masuk dan keluar dari pasar persaingan sempurna.
e.    Setiap pihak dapat mengetahui keadaan pasar dengan mudah (perfect information).
f.     Adanya kebebasan untuk mengambil keputusan.
4.    Istilah “ perfect information“ dalam pasar persaingan sempurna:
Pembeli mengetahui jenis barang dan harga yang dikenakan oleh perusahaan. Demikian pula penjual mengetahui tingkat permintaan konsumen, harga, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan produk.
5.    Peran pasar persaingan sempurna bagi masyarakat:
Mendidik masyarakat melakukan proses produksi secara efisien, sehingga produk yang sampai ke masyarakat adalah produk dengan mutu terbaik dan harga murah.
6.    Pengertian pasar monopoli:
Suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar dan perusahaan ini tidak mempunyai barang pengganti (substitusi) yang sangat dekat.
7.    Penyebab timbulnya pasar monopoli:
(1)  Ditetapkan oleh undang-undang. Atas dasar beberapa pertimbangan, pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan untuk menjual suatu produk tertentu.
(2)  Penggabungan dari berbagai perusahaan untuk menghimpun modal dalam jumlah yang besar untuk memproduksi suatu barang dengan teknologi canggih.
(3)  Adanya hasil ciptaan atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi.
8.    Istilah “price setter“ dalam pasar monopoli:
Dalam pasar monopoli, hanya terdapat satu produsen, dengan demikian ia bebas menentukan harga jualnya. Oleh karena itu ia disebut juga dengan penentu harga/price setter.
9.    Ciri-ciri pasar oligopoli:
(1)  Terdapat banyak pembeli di pasar
(2)  Hanya ada beberapa penjual
(3)  Produk yang dijual bisa bersifat homogen dan bisa juga berbeda, tetapi memenuhi standar tertentu.
(4)  Terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru.
(5)  Adanya ketergantungan
(6)  Penggunaan iklan sangat efektif
10.  Salah satu peran pemerintah dalam pembentukan harga pasar:
Pemerintah menetapkan price floors dan price ceilings. Price floors adalah harga minimal yang ditetapkan oleh pemerintah untuk komoditas tertentu dan layanan yang percaya sedang dijual di pasar yang tidak adil dengan harga terlalu rendah. Price floor bertujuan untuk melindungi produsen dari harga jual yang terlalu kecil.
Price ceilings adalah harga maksimum yang ditetapkan oleh pemerintah untuk barang tertentu dan jasa yang mereka percaya sedang dijual dengan harga terlalu tinggi. Price ceilings bertujuan untuk melindungi konsumen dari harga yang terlalu tinggi.


Artikel Terkait:

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Trimakasih atas infonya/kuncinya
sangat membantu
wkwkwkwkwwkw

Anonim mengatakan...

Hahaha, pintar
thanks

acai mengatakan...

bego hitam banget gmn lihat

Nkhofifa blog mengatakan...

Ini jawaban essay dari bab awal smpek akhir😂 uuhh, mantap jiwa!! Thanks min😘😘 sayang diriku baru tau skrng wktu mw ngrjakan bab akhir😢 tau gini dari dlu² udh aku pake 😂

Posting Komentar